PRINSIP IHYA AL MAWAT DALAM PENEGAKAN HUKUM SUMBER DAYA ALAM

Penulis

  • Riana Kesuma Ayu
  • Marifah

Kata Kunci:

Islamic Law, Law of Natural Resources, Ihya Al Mawat, Hukum Islam, Hukum Sumber Daya Alam

Abstrak

The principle of ihya al mawat not only addresses the recovery of dead or degraded natural resources but also emphasizes the urgency of preventing further damage. Essentially, this principle urges us to appreciate and preserve the integrity of nature before reaching a point of irreversibility. Awareness of the importance of prevention forms the basis for effective law enforcement strategies.

Furthermore, this principle highlights the importance of a holistic approach involving active participation from the community. Empowering the community to be agents of change in environmental damage prevention is crucial. Education and increasing environmental awareness are also key elements to ensure that the public understands the impact of their actions on natural resources.

At the global level, the principle of ihya al mawat emphasizes that the responsibility to prevent further damage is a collective task that must be undertaken by the entire international community. Cross-border cooperation is required to develop universal norms guiding the sustainable utilization of natural resources.

 

ABSTRAK

Prinsip ihya al mawat tidak hanya membahas pemulihan sumber daya alam yang telah mati atau terdegradasi, tetapi juga menyoroti urgensi pencegahan kerusakan lebih lanjut. Pada dasarnya, prinsip ini mengajak untuk menghargai dan menjaga integritas alam sebelum mencapai titik yang tidak dapat dipulihkan. Kesadaran akan pentingnya pencegahan ini menjadi dasar bagi strategi penegakan hukum yang efektif.

Selain itu, prinsip ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Masyarakat perlu diberdayakan untuk menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan kerusakan lingkungan. Pendidikan dan peningkatan kesadaran lingkungan juga merupakan elemen kunci untuk memastikan bahwa masyarakat memahami dampak dari tindakan mereka terhadap sumber daya alam.

Pada tingkat global, prinsip ihya al mawat menegaskan bahwa tanggung jawab untuk mencegah kerusakan lebih lanjut merupakan tugas bersama yang harus diemban oleh seluruh komunitas internasional. Kerja sama lintas batas diperlukan untuk mengembangkan norma-norma universal yang memandu pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-09-15

Terbitan

Bagian

Articles