ANALISIS YURIDIS UNDANG UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA PASAL 162 TERHADAP UNDANG UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP PASAL 66

Penulis

  • Riana Kesuma Ayu
  • Muhammad
  • Fathur Rahman
  • Herianto

Kata Kunci:

Job Creation Law, Environmental Protection and Management, UU Cipta Kerja, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup

Abstrak

This study juridically analyzes Article 162 of Law Number 11 of 2020 on Job Creation in relation to Article 66 of Law Number 32 of 2009 on Environmental Protection and Management. Article 162 of the Job Creation Law regulates legal protection for reporters of alleged environmental crimes, while Article 66 of the Environmental Protection and Management Law guarantees the public's right not to be legally prosecuted for advocating for a good and healthy environment. This analysis examines the legal implications of these regulatory changes, including potential legal conflicts, impacts on environmental rights protection, and consistency with environmental protection principles. The research findings indicate potential overlaps and differing interpretations that could reduce the effectiveness of environmental protection and public participation in environmental oversight.

 

ABSTRAK

Penelitian ini menganalisis secara yuridis Pasal 162 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terhadap Pasal 66 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pasal 162 UU Cipta Kerja mengatur tentang perlindungan hukum bagi pelapor dugaan tindak pidana lingkungan hidup, sementara Pasal 66 UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menjamin hak masyarakat untuk tidak dituntut secara hukum dalam memperjuangkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Analisis ini mengkaji implikasi hukum dari perubahan regulasi tersebut, termasuk potensi konflik hukum, dampak terhadap perlindungan hak-hak lingkungan, dan konsistensi dengan prinsip-prinsip perlindungan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi tumpang tindih dan interpretasi yang berbeda yang dapat mengurangi efektivitas perlindungan lingkungan dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan lingkungan hidup.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-04-21

Terbitan

Bagian

Articles